Proyek gagal karena tidak transparan
Saat status proyek hanya ada di kepala beberapa orang, tenggat terlewat tanpa peringatan, pekerjaan terduplikasi, dan biaya membengkak diam-diam. Tim butuh satu sumber kebenaran: siapa mengerjakan apa, kapan jatuh tempo, dan berapa yang sudah dihabiskan.
Yang Anda dapatkan
Proyek & tugas terstruktur
Buat proyek per tim, pecah jadi tugas dengan penanggung jawab dan tenggat yang jelas.
Pelacakan progres
Lihat status tiap tugas dan persentase progres proyek secara sekilas, tanpa menanyakan satu per satu.
Biaya per kategori
Catat pengeluaran proyek per kategori sehingga anggaran terkontrol sejak awal, bukan saat sudah jebol.
Terhubung dengan HRM
Anggota proyek diambil dari data karyawan yang sama — tidak ada daftar tim yang terpisah dan usang.
Cara memulai
Buat proyek
Tentukan nama, kategori, target tanggal, dan anggota tim dari data karyawan Anda.
Pecah jadi tugas
Tambahkan tugas dengan penanggung jawab dan tenggat. Setiap orang tahu bagiannya.
Pantau progres & biaya
Lacak status, persentase progres, dan pengeluaran dari satu halaman proyek.